Kalo sampean orang nggersik pasti sudah kenyang dengan kemacetan yang hampir tiap hari tersaji di pintu tol romo, udah jalannya sempit dan padat dengan kendaraan besar yang keluar masuk dari gudang-gudang dan daerah industri di sekitarnya masih pula ditambah dengan deretan mikrolet dan bis luar kota yang ngetem di kanan kiri jalan.
Seperti yang saya saksikan di hari senin tanggal 20 oktober kemarin saat hendak meninggalkan kota nggersik, kemacetan tersaji seperti biasanya dan kali ini ditambah dengan pemandangan lumayan mengguncang jantung. Sebuah truk gandengan melaju dari arah berpapasan dengan bus (gak tau jurusan mana) sedangkan di depannya ada bus yang ngetem.
Bus yang di belakang sepertinya hendak mendahului bus yang ngetem di depannya, tapi baru muncul separo sudah truk gandengan dari melaju otomatis jalannya terhalang. Kacaunya lagi ada pengendara motor yang melaju sepertinya hendak mendahului truk gandengan yang tentu saja kaget melihat moncong bus yang tiba-tiba muncul biar separo otomatis dia mengerem laju motornya tepat di sela gandengan truk yang bergoyang bahenol seperti tanpa dosa menyambar motor tersebut.
Orang-orang disekitarnya tempat kejadian berteriak-teriak tapi pengendara truk tentu tidak mendengar suara kres-kresek ban belakangnya menggilas motor malang tersebut. melihat kejadian itu kontan para pembuat macet, mikrolet dan bus yang ngetem semburat karena mereka tak mau dituding ikut andil menyebabkan kecelakaan tersebut karena mereka memenuhi badan jalan dan membuat sempit jalanan yang sebetulnya sudah padat dilalui kendaraan dari arah nggersik-Surabaya atau sebaliknya.
Siapa yang harusnya menertibkan mereka, yang bertanggung jawab??



6 tanggapan so far ↓
agusrest // Kamis,Oktober 23, 2008 pada 5:35 pm
Hanya bisa mengelus dada baca cerita sampean cak…. mestinya lalu lintas uda jelas tanggung jawab siapa, bis dan angkot boleh berhenti dimana, namun semua itu hanya tinggal aturan belaka, tanpa ada kesadaran masing2 pihak utk menegakkannya, sy yakin kejadian diatas psti akan terulang kembali…
iya cak, dan saya yakin kejadian semacam itu sering terjadi sebab saya sering melihat serpihan pecahan kaca di tengah jalan setiap lewat situ yang menandakan habis ada kecelakaan…
EMULTY // Jumat,Oktober 24, 2008 pada 6:37 pm
Wah serem bacanya.
emang lumayan serem om pas denger suara kretek-kretek motor dilindas…
mukhtarom // Sabtu,Oktober 25, 2008 pada 7:30 pm
Serem cak!! mulane nek motoran jo ngebut..
aku gak tau ngebut, alon2 asal gak kebalap
peyek // Kamis,Oktober 30, 2008 pada 2:50 pm
weh…iya!
asyem! tambah semrawut, kapan yang berwenang melek, padahal kadang disitu banyak petugas, duh!…
he eh!
Imam Syatibi // Jumat,Januari 30, 2009 pada 10:26 pm
yoh, yooh… iku kedadeane yahopo? ruwet men to sajake?
Rusa Bawean™ // Minggu,Mei 17, 2009 pada 10:51 pm
wew
miris juga bacanya
ita tuh
malesnya gitu kalo berkendara menuju Gresik
harus saingan dengan truk2 gandeng